Monday, February 07, 2005

Pasrah

Sukar benarkah untuk menjadi seorang yang bersyukur. Redha atas segala ketentuan Ilahi. Apa benarkah segala gerak laku, tuturbicara meyanggahi adat atau ibadat. Akur atas kekhilafan peribadi sendiri lantaran keterlanjuran kendiri.
Tutur bicara diri memungkinkan sukar bagi manusia menyerap masuk ke lubuk hati. Fitrah kejadian Ilahi yang menginginkan kepada keluhuran, keakraban dan gela macam kebaikan. Lantas aku bukan seburuk-buruk manusia yang Allah jadikan didunia ini. Kekhilafan, salahlaku dan segala keterlanjuran adalah satu lumrah kemanusiaan.
Betapa dengan rasa rendah hati takzim dan akur atas kekurangan ini kupohonkan keampunan hakiki. Selagi nokhtah terakhir dan loceng amaran terakhir belum melakarkan wangian kemboja, kekhilafan, akan kucuba kurangi.
Entahlah! apa lagi yang ingin kulakukan pada kalian. Kematian bisa saja datang dalam diam. Dan sebenarnya aku sememangnya rindu pada KEMATIAN!
Rindu bertemu ALLAH!
Rindu bertemu ABAH!!!!!!!!!!!!!

0 Comments:

Post a Comment

<< Home


free hit counters